KPU Pandeglang Akui Pembuatan Jingle Habiskan 30 Juta, Suja’i : Semua Itu berdasarkan Hasil Survei

0
55
views

Pandeglang, Salakanews – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang Ahmad Suja’i mengaku jika pembuatan Jingle Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang 2020 yang berjudul “Wancina Urang Milih” yang menghabiskan anggaran Rp 30 Juta tersebut dibuat berdasarkan hasil survei.

Suja’i mengklaim jika pihaknya sebagai pejabat pembuat komitmen harus melakukan sebuah penafsiran harga perkiraan, sehungga tidak gegabah dalam menganggarkan berbagai kegiatan.

“Kalau bicara persoalan hak cipta itu merupakan kekayaan intelektual yang tidak ada standar harganya,” kata Ahmad Suja’i saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (20/02/2020).

Adapun saat akan pembuatan jingle,, Suja’i punengakui jika pihaknya tidak melakukan saembara namun langsung memilih penyanyi yang melantunkan lagu resmi Pilkada Pandeglang tersebut.

“Awalnya kami juga melakukan proses itu mau dilakukan dengan metode sayembara. Namun karena ada rasionalisasi, jadi dibuat sederhana. Karena sayembara itu kan terlalu besar biayanya,” tegasnya.

Adapun saat proses pembuatan jingle Pilkada, harus melewati beberapa tahap seperti rekaman, editing, mixing, mastering, hingga proses burning.

“Karena bukan cuma lirik, ada proses editing, mixing, mastering, aransemen, pembuatan notasi dan chord, burning dan sebagainya,” ucapnya. (Zis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − fifteen =