Bawaslu Banten: Demokrasi Tak Berhenti di TPS

0
0
views

SERANG, salakanews.com — Bawaslu Provinsi Banten bersama Aliansi Mahasiswa Banten menggelar diskusi publik pasca-Pemilu 2024. Diskusi ini menyepakati bahwa esensi demokrasi tidak boleh berhenti setelah proses pemungutan suara di TPS selesai, melainkan berlanjut pada pengawalan jalannya pemerintahan.

Anggota Bawaslu Banten, Badrul Munir, menegaskan bahwa hasil Pemilu 2024 adalah produk demokrasi yang sah. Oleh karena itu, semua pihak wajib menghormati hasilnya dan memberikan kesempatan kepada pemerintah terpilih untuk bekerja merealisasikan visi-misinya.

Meski begitu, Badrul mengingatkan bahwa ruang kritik tidak boleh hilang.
“Demokrasi yang sehat butuh kedewasaan. Mahasiswa dan masyarakat harus tetap mengawal pemerintah melalui kritik yang santun, berbasis data, dan solutif, guna mencegah polarisasi,” ujar Badrul.
Selasa (23/06/26).

Sikap ini disambut baik oleh Sekjen BEM Nusantara Banten. Mewakili gerakan mahasiswa, ia menyatakan bahwa mahasiswa menghormati keputusan politik rakyat. Namun, mereka akan tetap setia pada fungsi kontrol sosial sebagai mitra kritis pemerintah.

“Kritik kami bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan cita-cita reformasi,” tegasnya.

Melalui forum ini, Bawaslu dan mahasiswa di Banten berharap dapat memicu tren positif dalam berdemokrasi: menghormati hasil pemilu secara dewasa, sembari aktif mengawasi jalannya pembangunan nasional. (Land/red)