Salakanews, PANDEGLANG – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Pulosari menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya narkoba. Kegiatan yang mengusung tema “Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Kondusif bagi Semua Peserta Didik” ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan menampilkan potensi seni budaya para siswa.
Ketua Yayasan PKBM Tunas Pulosari, Didin Rasudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dan bentuk komitmen pihak yayasan serta pengelola untuk memastikan seluruh peserta didik mendapatkan hak belajarnya secara optimal tanpa rasa takut.
Menurutnya, pemahaman mengenai dampak buruk perundungan dan narkoba harus ditanamkan sejak dini demi masa depan generasi muda yang lebih cerah.
Senada dengan hal tersebut, Camat Pulosari, Johanes Waluyo, yang hadir langsung sebagai pemateri memberikan apresiasi tinggi dan motivasi mendalam kepada para peserta didik.
“Masalah bullying, narkoba, dan kecanduan game harus kita antisipasi bersama. Tolong manfaatkan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya. Saya sangat berbangga hati anak-anak mau terus belajar di PKBM ini. Nanti yang lulus sekolah Paket, jangan berkecil hati, kalian bisa melanjutkan ke bangku kuliah atau langsung bekerja,” ujar Johanes Waluyo dalam sambutanya.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kegiatan sosialisasi ini menghadirkan para pemateri yang kompeten di bidangnya, antara lain:
IPTU Yofi Tri Noffa (Kapolsek Pulosari) dan IPDA Aan, Kanit Reskrim Pulosari yang memaparkan materi dari aspek hukum serta pencegahan kenakalan remaja dan narkoba.
Selain ketiga pemateri di atas, acara ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari jajaran Komando Rayon Militer yang diwakili oleh Danposmil Pulosari,jajaran tokoh masyarakat, serta Faturohman dari Kormin Dindikpora Kecamatan Pulosari,dan peserta didik yang menjadi peserta sosialisasi dengan penuh antusias.
Menariknya, acara tidak hanya diisi dengan pemaparan materi serius, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan memukau kesenian bela diri Pencak Silat yang dibawakan langsung oleh para peserta didik PKBM Tunas Pulosari. Penampilan ini sekaligus menunjukkan bahwa PKBM tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pelestarian budaya dan pengembangan bakat siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk terus berprestasi, saling menghargai sesama teman, serta membentengi diri dari pengaruh negatif narkoba demi terwujudnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. (Land/red)















