Pemkab Tangerang Tidak Mengijinkan Kegiatan Belajar Mengajar Dilakukan Tatap Muka

0
132
views
Bupati Tangerang Zaki Iskandar (foto: istimewa)

Kab. Tangerang, salakaNews –  Merebaknya wabah virus Corona hingga kini masih belum bisa dihentikan penularannya, oleh karena itu pemkab Tagerang mengantisipasi pencegahan dengan berbagai cara, skema kebijakan itu dilakukan tidak hanya dilingkungan pemerintaha Pemkab, tapi juga di dunia pendidikan secara keseluruhan di wilayah kabupaten Tangerang.

Untuk tahun ajaran baru ini (TA 2020-2021), bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada seluruh pandidik baik sekolah negeri maupun swasta untuk tidak melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, pertimbangan itu dilakukan mengingat pandemi Covid-19 di kabupaten Tangerang sangat mengkhawatirkan.

Oleh karena itu ia meminta kepada seluruh pengelola pendidikan untuk menaati himbauan tersebut, jika masih ada sekolah yang melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, maka Zaki tak segan untuk memberikan sanki dan teguran keras.

“Bila ada ditemukan sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka maka sekolah tersebut akan kita tinjau izin operasionalnya dan bila sekolah negeri melaksanakan maka kita tinjau SK pengangkatan sebagai Kepala Sekolah,” tegas Zaki.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, kegiatan belajar mengajar termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tidak boleh ada kegiatan tatap muka, melainkan dengan metode daring atau online. Ini diatur melalui SKB Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi Covid-19.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah menjelaskan, pelaksanaan KBM telah diatur melalui keputusan bersama (SKB) empat menteri, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri sebagai panduan pelaksanaan pendidikan di daerah.

“Berdasarkan kalender Tahun ajaran baru, betul tanggal 13 Juli 2020 sebagai KBM tetapi karena ada SKB empat menteri sebagai panduan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemi Covid-19, maka sekolah tidak diperbolehkan KBM termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS tatap muka tetapi secara oline,” kata Syaifullah.

Ada pun pendaftaran ulang secara langsung, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di Wilayah Kabupaten Tangerang dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Juli 2020. Dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

sementara untuk kegiatan lanjutan PPDB di SDN/SMPN Wilayah Kabupaten Tangerang, lanjut Syaifullah akan dilaksanakan Pendaftaran Ulang Siswa Baru secara langsung, sesuai dengan aturan PPDB bagi siswa yang diterima dengan membuktikan Persyaratan PPDB, membawa fotocopy/ bukti upload yang telah dilaksanakan secara Online.

“Pendaftaran ulang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dengan baik, tidak berkerumun, jaga jarak, pakai masker dan disiapkan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer di sekolah,” katanya.

Syaifullah juga menjelaskan, pendaftran ulang siswa baru harus menggunakan sistem sesi atau gelombang, tujuannya tentu saja untuk menghindari kerumunan dan menjaga protokol kesehatan di sekolah.

”Setiap siswa hanya 1 hari sesuai jadwal, selanjutnya proses pembelajaran daring/online,” ujarnya.

Sistem sesi atau gelombang yang digunakan selama pelaksanaan kegiatan daftar ulang mulai tanggal 13-15 Juli 2020:

  1. Sesi pertama Pukul 07.30 – 08.30 WIB
  2. Sesi kedua Pukul 09.00 – 10.00 WIB
  3. Sesi ketiga Pukul 10.30 – 11.30 WIB
  4. Sesi keempat Pukul 13.00 – 14.00 WIB

Diketahui tahun ajaran baru 2020/2021 di Kabupaten Tangerang dimulai pada Senin 13 Juli 2020. Kali ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah tidak diperbolehkan tatap muka melainkan dengan metoda daring atau online.

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three − two =