Koperasi Anggrek Bulan Tangsel Go Internasional

0
11
views
Koprasi Anggrek Bulan Go Publik banyak diminati di luar negeri (foto: tgslhms)

Kota Tangsel, salakaNews.com – Produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Tangerang Selatan naik kelas. Sebanyak 40 feet atau setara 50 ribu pieces barang terdiri handsanitizer, masker, handcream dan 2.720 jenis parfum diekspor ke Papua Nugini. Nilai transaksi mencapai 100 ribu dollar (Rp1,5 Milliar).

Ditengah sulitnya menghidupkan usaha mikro di tengah pandemic COVID-19, namun tak menyurutkan bagi Koperasi Anggrek Bulan Tangsel yang mampu go internasional. Hal ini menarik perhatian pemkot Tangsel.

“Ini prestasi yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasinya. Ekspor ini, menjadi contoh serta inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus melakukan inovasi, kerja keras, dan pantang menyerah dalam meningkatkan kualitas produknya untuk bisa bersaing ke pasar internasional,” Ujar Walikota Tangsel Airin saat memberikan sambutan dalam acara Launching Pelepasan Ekspor Perdana Ke Papua Nugini di Ruang Display Balaikota Tangsel, Kecamatan Ciputat, Selasa (19/1).

Airin  mengatakan, nilai transaksi 100 ribu dollar bisa menjadi langkah awal perkembangan produk dari Koperasi Anggrek Bulan.

“Tahap awal, ekspor 40 feet atau 50 ribu pieces barang terdiri handsanitizer, masker, handcream dan 2.720 jenis parfum transaksi mencapai 100 ribu dollar setara dengan Rp1,5 Milliar. Saya doakan, semoga kedepannya permintaan produk dari Papua Nugini terus bertambah dan akan ada permintaan dari negara lainnya sehingga meningkatkan nilai transaksi dan pendapatan,” katanya.

Meski aktivitas masyarakat dibatasi karena pandemi, namun transaksi jual beli bahan pokok tetap stabil, bahkan jumlah permintaan meningkat, itu terlihat dalam transaksi online. “Pembelian offline memang menurun tapi online mengalami peningkatan pembeliannya. Memanfaatkan peluang pasar menjadi kunci pelaku usaha untuk bisa menjual produknya,” ujarnya.

Airin berharap produk UMKM lainnya dapat menyusul menembus pasar ekspor mengikuti langkah Koperasi Anggrek Bulan. Dengan memanfaatkan peluang yang ada, bukan tidak mustahal ekonomi warga meingkat secara signifikan.

“Banyak yang terpuruk, hilang pekerjaan akibat Covid-19. Kami pemerintah tetap memberikan dukungan kepada para pelaku usaha untuk terus bertahan dengan berbagai program yang digulirkan, salah satunya mempertemukan pelaku usaha dengan buyer,” kata dia.

Untuk mendorong peningkatan ekonomi tersebut, saat ini Pemerintah pusat tengah mengembangkan program kerjasama penanam modal asing berkolaborasi dengan pelaku UMKM.

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − ten =