Aisyah Anak Sebatang Kara Ditinggal Ibunya Karena Covid-19, Kini Ditangani Pemkot Tangsel

0
49
views

Kota Tangsel, salakaNews.com – Aisyah (10) Kini jadi yatim piatu sebab sang ibunda meninggal karena covid-19 pada Sabtu (16/1/2021). Sebelumnya, ayah Aisyah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Setelah kisahnya viral di media sosial, pemkot Tangsel kemudian berinisiatif akan melakukan penanganan terkait kondisi anak tersebut. diantaranya pemkot akan memberikan pengobatan untuk mengatasi COVID-19 dan memberikan konsultasi psyco-healing. Selain itu pemkot Tangsel juga akan memberikan ruang agar Aisyah dapat menjalani aktifitasnya sebagai siswa untuk belajar. Biaya pendidikannya akan ditanggung pemerintah kota Tangsel termasuk biaya hidupnya.

“kita akan mengambil langkah terbaik semata-mata bagi kepentingan Aisyah” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Dianny, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut dikatakan Airin, bahwa Aisyah masih tergolong anak-anak oleh karena itu mesti mendapatkan perlindungan yang maksimal, serta penanganannya harus sangat hati-hati.

“Dalam hal ini kami di Pemkot melibatkan banyak pihak selain dokter medis, yaitu psikolog dan lembaga P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Intinya sekali lagi, Pemkot akan berusaha memberikan yang terbaik kepada Aisyah” katanya.

Saat ini Aisyah masih menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 di kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan, guna mendapatkan kondisi kesehatannya yang lebih baik.

Diketahui, Aisyah sebelumnya tinggal bersama Ibunya di Pamulang, kota Tangerang Selatan, tepatnya di jalan Bhayangkara, kelurahan Benda Baru, kecamatan Pamulang, Tagerang Selatan, Banten.

Ibunya bernama Rina Danukusumah (46) meninggal dunia pada sabtu (16/1) karena Covid-19. setelah ibunya dinyatakan positif Covid-19, Aisyah buru-buru dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Alhasih ia pun dinyatakan positif covid-19. Siswi SDN 04 Serua, Tangsel itu kemudian dilakukan isolasi.

setelah viral di media sosial, tak sedikit dari masyarakat ingin mengadopsinya. ketua RT setempat Agung mengatakan, saat ini sudah ada lebih dari 7 orang yang berniat mengadopsi Aisyah. hingga ahirnya pemerintah kota turun tangan untuk memperhatikan masa depannya.

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + 15 =