Mengangkat Budaya Lokal, FORMI Gelar Festival Olahraga Tradisional

0
50
views
lomba balap karung yang digelar FORMI (Pederasi Olahraga Rekreasi Masyarakat) kab. Pandeglang tingkat SMP/M.Ts (foto: erland/salakaNews)

Salakanews, Pandeglang– Olahraga Tradisional merupakan cabang olahraga yang menunjukkan jati diri bangsa, serta merupakan kekayaan budaya dari warisan leluhur yang harus dilestarikan, selain itu olah raga ini juuga merupakan hasil kreasi yang telah didirikan oleh para pendahulu sekaligus telah dimainkan dan diperkenalkan di seluruh peloksok nusantara.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Irna Narulita saat membuka Festival Olahraga Tradisional Piala Bupati Tingkat Kabupaten tahun 2018, bertempat di Alun-alun Pandeglang, Rabu(08/08/18).

Namun kata lanjut Irna, seiring berkembangnya zaman, olahraga ini (tradisional) berangsur-angsur sudah mulai hilang terdesak dengan kemajuan teknologi moderen.

Untuk itu sambung dia, olahraga (tradisional) ini harus dilestarikan, karena di kalangan anak anak, remaja bahkan orang dewasa, olahraga semacam ini sudah sangat awam dan kurang diminati lagi.

“Padahal olahraga tradisional memiliki nilai luhur yang perlu diwariskan kepada generasi muda, dalam memperkuat kebersamaan dan pemersatu bangsa,” katanya.

Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Yangto, SH,MH. saat menyampaikan sambutannya.
(foto: Erland/salakaNews)

Hal senada di ungkapkan Yangto selaku Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat (FORMI) Kabupaten Pandeglang. Menurutnya Festival Olahraga Tradisional (FOT) Piala Bupati tingkat Kabupaten Pandeglang ini merupakan bagian dari upaya pelestarian khasanah budaya khususnya olahraga tradisional agar generasi millennia saat ini tidak hanya mengetahui olahraga jenis ini hanya diketahui di gadget milik mereka saja, tetapi dapat dilihat dengan mata kepala mereka sendiri saat menyaksikan langsung permainan itu dan mereka dapat merasakan sendiri suasananya.

“permainan tradisional yang diperlombakan kali ini diantaranya olahraga tradisional Egrang, Terompah Panjang, Balap Karung, Tarik Tambang, Dagongan, Gobak Sodor, dan Hadangan/Bebentengan, sedangkan peserta yang mengikuti perlombaan ini mulai dari para pelajar tingkat SMP, dan masyarakat umum,” ujar Yangto.

Pantauan SalakaNews.com acara ini dihadiri oleh Ketua Koni Pandeglang Syahrudin, Kepala Dispora, Cecep Juanda, Perwakilan unsur Forkopinda, Pelajar dan masyarakat, serta Anggota DPR RI Achmad Dimiyati Nata Kusuma yang juga suami Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Rep: Land

Ed: tam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty + ten =