Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

0
62
views
Kapolri dan Panglima TNI tengok kondisi korban bom bunuh diri gereja Makassar (foto: dokpol)

JAKARTA, salakaNews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Adapun inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi.

“Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan. Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina,” ungkap Sigit, Minggu (28/3/2021).

Kapolri meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja.

“Kami merasa prihatin (terhadap penjaga Gereja Katedral) sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Polri, karena lukanya dan semoga lekas sembuh,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan terkait kondisi korban yang telah selesai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, kondisi kedua korban itu kini sudah sadar dan dapat diajak bicara.

“Dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. Kondisi korban sudah sadar dan bisa diajak bicara,” terangnya.

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − eleven =