Jalin Silaturahmi, Tiga Perguruan Tinggi Gelar Event Trofeo Cabang Sepakbola

0
152
views

Pandeglang, Salakanews – Tiga Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Pandeglang menggelar event Fair Play Of Glory (Trofeo) Cabang Sepak Bola di Stadion Badak, Jumat (24/7/2020).

Ketua Umum UKM PORMA Unma, Patet Mengatakan jika event tersebut meruapakan inisiatif dari para penggiat dari tiga Perguruat tinggi, yakni Unma, STIA Banten, STKIP Mutiara Banten.

“Event Trofeo ini adalah event yang berasal dari pemikiran” para penggiat olah raga dari tiap perguruan tinggi yang menjadi peserta,” kata Patet kepada Salakanews, Jumat (24/7/2020).

Masih kata Patet, jika kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi di anatar para atlet-atlet sepak bola di tiap kampus juga tentunya ini merupakan ajang persiapan untuk menghadapi POMDA dan POMKAB.

“Mudah-mudahan kedepan nya semua kampus di pandeglang dapat berpartisifasi dan juga tentu nya dari pihak popmi selaku pergerakan olahraga pemuda mahasiswa Indonesia dan pemerintah dapat ikut serta dalam kegiatan mahasiswa khusunya di bidang olahraga,” harapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi Fopmi Pandeglang, Andi berharap pada event yang akan datang berharap banyak perguruan tinggi yang ikut serta dalam ajang tersebut. Semua itu diharapkan agar para atlit lebih berkembang ketika banyak atlit yang ikut.

“Mudah-mudahan kedepannya semua kampus di pandeglang dapat berpartisifasi,” singkatnya.

Sementara itu, Kasi Pembibitan Prestasi Olahraga Dispora Kabupaten Pandeglang, Ahmad Jubaedi mengaku sangat terbantu dengan adanya event tersebut untuk mencari atlit berprestasi. Bahkan ia berharap, kedepannya FOPMI dapat menggelar liga antar mahasiswa.

“Di bikin liga mahasiswa dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Jika itu dapat dilakukan maka akan banyak atlit berprestasi bermunculan,” harapnya.

Ia pun mengaku jika tidak ada kompetisi berkelanjutan, maka atlit yang ada maka akan redup. Maka pihaknya akan lebih mensupport kegiatan mahasiswa agar dapat menggelar kompetisi berikutnya.

“Tanpa kompetisi yang berjenjang mustahil kita punya atlit berprestasi tanpa kompetisi berjenjang,” tegasnya. (Zis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − thirteen =