Irna Diminta Sediakan Ruang Khusus Karantina Bagi Tenaga Kesehatan dan Warga berstatus ODP

0
185
views
Bupati Pandeglnag Irna Narulita (foto: salakaNews)

Pandeglang, salakaNews – Bupati Pandeglang Irna Narulita diminta untuk menyediakan pasilitas khusus karantina bagi tenaga kesehatan, dan warga yang berstatus orang dalam pantauan (ODP) COVID -19. Permintaan itu disampaikan pengurus serikat media siber Indonesia (SMSI) kabupaten Pandeglang.

Ketua SMSI kabupaten Pandeglang, Muhaemin mengatakan, ruang khusus karantina penting disediakan mengingat kerja para medis cukup berisiko terpapar Covid-19, oleh karena itu mereka (tenaga medis) dan warga ODP mesti diperlakukan dengan baik, selain itu masing-masing perlu mendapatkan perhatian khusus seperti asupan gizi dan penunjang medis lainnya.

“Jumlah paramedis dan nakes Pandeglang termasuk dokter minim. Keselamatan dan kesehatan mereka sebagai garda tedepan melawan covid 19 adalah yang utama. Para medis dan nakes butuh perlakuan khusus misal tempat yang terkonsentrasi dan layak. Pola ini sudah dilakukan di beberapa daerah termasuk oleh SMSI Pusat yang menjadikan fasilitas milik Ketua Umum SMSI untuk paramedis di Kota Cilegon. Tujuannya agar penanhanan lebih maksimal sehingga mata rantai virus di Pandeglang benar-benar terhenti,” kata Muhaemin, dalam siaran persnya, Senin (6/4/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun SMSI, selama ini para medis di Pandeglang termasuk dokter dan perawat masih bekerja normal atau bekerja merawat pasien kemudian pulang ke rumah dan bertemu dengan keluarga. Dia menyebutkan, di Pandeglang banyak sarana yang bisa digunakan untuk fasilitas paramedis seperti hotel, rumah susun, bahkan cottage yang saat ini off.

“Pencegahan dan penanganan Covid-19 harus melibatkan semua unsur, kami kira saat ini adalah momen yang pas bagi semua lapisan masyarakat berkontribusi,” katanya.

Adapun terkait banyaknya ODP di Pandeglang, Muhaemin meminta agar pemantauan dilakukan sesuai SOP. Penetapan ODP harus diikuti oleh kebijakan lain seperti jaring pengaman sosial hingga penyediaan sarana karantina.

“Tidak semua ODP mau melakukan karantina mandiri sehingga mereka berpotensi jadi carrier. Pemerintah daerah harus menyediakan sarana karantina. Kami yakin ini bisa dilakukan karena pemda punya sunber daya yang mendukung baik anggaran maupun kebikakan,” tandasnya.

Selain itu, SMSI Pandeglang juga meminta Gugus Tugas Covid 19 mengoptimalkan peran wartawan dalam membantu menyebarluaskan informasi pencegahan dan penanganan Covid 19 sekaligus mengedukasi masyarakat.

“Informasi yang disampaikan Gugus Tugas jadi rujukan utama wartwan. Namun pada praktiknya wartawan membutuhkan pendalaman data yang harus difasilitasi pihak terkait misal wawancara pasien sembuh atau pasien yang ingin menyampaikan informasi. Wartawan harus safety dan sehat, agar perannya optimal,” Tandasnya.

(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 5 =