Ziarah dan Tahlilan Hari Kelima, Demokrat Pandeglang Kenang Pengabdian Agus Bustomi

0
1
views

PANDEGLANG, Salakanews — Lima hari telah berlalu sejak kepergian Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, Agus Bustomi. Namun, suasana duka masih terasa di tengah keluarga, sahabat, masyarakat, serta keluarga besar Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang.

Memasuki hari kelima, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang sekaligus Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, M.M. Fuhaira Amin, bersama Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat serta seluruh kader Partai Demokrat, melakukan ziarah ke makam almarhum Agus Bustomi.

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa kehilangan keluarga besar Partai Demokrat terhadap sosok Agus Bustomi. Di makam almarhum, rombongan bersama-sama memanjatkan doa dan mengenang perjalanan serta pengabdian Agus Bustomi selama menjadi bagian dari keluarga besar Partai Demokrat dan DPRD Kabupaten Pandeglang.

Usai berziarah, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan menghadiri tahlilan di kediaman almarhum. Kegiatan tersebut turut dihadiri keluarga, kerabat, sahabat, jajaran Fraksi Partai Demokrat, serta seluruh kader Partai Demokrat.

Bersama-sama membaca tahlil dan memanjatkan doa untuk almarhum, seraya memohon kepada Allah SWT agar seluruh amal ibadah, kebaikan, dan pengabdian yang telah dilakukan Agus Bustomi selama hidupnya mendapatkan penerimaan dan balasan terbaik dari Allah SWT.

M.M. Fuhaira Amin menyampaikan bahwa kepergian Agus Bustomi meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang.

“Kami keluarga besar Partai Demokrat tentu sangat merasa kehilangan atas kepergian almarhum Agus Bustomi. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.Sabtu (3/10/26).

Menurutnya, kebersamaan para kader Demokrat dalam ziarah dan tahlilan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus wujud persaudaraan yang tetap terjaga di tengah suasana duka.

Kehadiran seluruh kader Partai Demokrat juga menjadi pengingat bahwa Agus Bustomi bukan hanya seorang rekan dalam perjuangan politik, tetapi juga bagian dari keluarga besar yang telah bersama-sama menjalani berbagai aktivitas dan pengabdian untuk masyarakat.

Hingga hari kelima setelah kepergian Agus Bustomi, kediaman almarhum masih terus didatangi masyarakat, keluarga, sahabat, rekan kerja, serta berbagai elemen masyarakat. Mereka datang untuk menyampaikan belasungkawa, bersilaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus mengikuti doa dan tahlilan untuk almarhum.

Doa dan penghormatan pun terus mengalir untuk almarhum Agus Bustomi. Semoga almarhum husnul khatimah, mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, dan ketabahan. (Lan/red)