Semarak Tahun Baru Imlek, Yayasan Etika Moral Indonesia Gelar Ritual dan tradisi Tionghoa

0
180
views
Masyarakat etnis Tionghoa menggelar perayaan Tahun Baru Imlek dan yang diisi dengan adat dan budaya Tionghoa di kawasan jakarta utara (foto: istimewa)

JAKARTA, salakaNews – Yayasan Etika Moral Indonesia bersama Ceng It Thian Kun Bio Provinsi Banten merayakan Ritual Cap Go Meh, Goan Siaw 4718 HE, Chia Gwee 16, di kawasan Pluit Karang Indah VIII, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara.

Perayaan Cap Go Meh ini juga diikuti beragam tradisi, seperti upacara Goan Siaw, Po’un atau ritual memohon keberkahan, kesehatan, kemakmuran, dan keselamatan untuk negara, bangsa, para umat, juga untuk peserta yang hadir.

Dalam upacara tersebut dipimpin oleh Taosu Agung Kusumo, Taosu Jony Tan, serta Taosu Zheng Xuan Yuan, dengan ragam hiburan seperti barongsai, liong, rampak tambur, serta pohon angpao.

Ketua Majelis Taodharma Indonesia, Taosu Jony Tan menjelaskan, upacara ritual persembahyangan ini merupakan salah satu ajaran dari kepercayaan umat Tiong Hoa yang disebut Tao, yang merupakan salah satu ajaran agama tertua di dunia.

warga pluit merayakan parayaan tahun baru imlek yang dimeriahkan dengan barongsai (foto: istimewa)

“Tahun ini, merupakan tahun yang penuh berkah, dan tahun yang banyak  keharmonisan,” terang Taosu Jony Tan. Minggu (09/02/2020).

Tan meyakini, kiprah anak muda dalam mempertahankan ajaran leluhur di era milenial ini masih banyak, dan sangat antusias.

“Generasi anak muda saat ini, sangatlah haus akan sejarah para leluhur, dan mereka akan terus selalu mencari dan lebih kritis dalam menyerap pengetahuan,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Steven Lim selaku perwakilan dari Gema Budhi Provinsi Banten menyatakan, keberlangsungan acara diprakarsai oleh muda-mudi yang turut berperan dalam perayaan Cap Go Meh.

“ini menandakan bahwa, bersatunya muda-mudi dalam keharmonisan beragama, tanpa mengenal warna, ras, dan bentuk,” ujar Steven Lim, saat tengah membantu berlangsungnya acara Cap Go Meh di wilayah Pluit, Minggu (9/2).

Bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam). Yang berarti, masa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama 15 hari.

Editor: tam

Reporter: Rian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × two =