Pemkot Tangerang Akan Tanggung Kenaikan NJOP 2020

0
379
views

Tangerang, salakaNews – Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) menggelar kegiatan Pekan Panutan Pajak bagi para pegawai di Lingkungan Pemkot Tangerang.

Acara tersebut dalam rangka sosialisasi agar masyarakat sekaligus pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang untuk taat wajib pajak.

Untuk informasi pembayaran pajak untuk tahun ini tidak ada kenaikan, itu artinya masyarakat yg membayar pajak pada tahun ini sama nominalnya dengan tahun yg lalu.

Wali kota Tangerang Arief R. Wishmansyah, pada apel pagi itu menyampaikan, tahun ini tak dikenakan kenaikan bagi masyarakat yang akan membayarkan pajaknya.

“Saya himbau agar para pegawai bisa menjadi panutan bagi warganya dengan membayarkan pajaknya tepat waktu,” ujar Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah usai pimpin apel pagi di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (24/2).

Lebih lanjut dikatakan Arif, Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk membayar pajak secara tepat waktu. “karena segala bentuk pembangunan yang sudah terealisasi adalah hasil dari pajak yang telah dibayarkan,” katanya.

Pembayaran pajak tahun ini, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang tertera pada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) adalah NJOP yang mendekati harga di pasaran.

“Ada kenaikan nominal tertera dalam SPPT PBB di Kota Tangerang, warga tak perlu risau dengan hal tersebut karena Pemkot Tangerang memberikan subsidi 100% untuk kenaikan tersebut.

Sehingga nominal yang dibayarkan akan sama dengan tahun sebelumnya,” jelas Arief.

Wakil walikota Tangerang, Sahrudin tengah duduk berinteraksi dengan salah satu pegawai di lingkunga. Pemkot Tangerang (foto:Hms).

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang, Said Endrawiyanto menuturkan, bahwa kenaikan tersebut justru menguntungkan masyarakat di Kota Tangerang.

Menurut Said, nilai yang tertera di SPPT PBB tersebut bisa menjadi acuan untuk penjualan objek pajak, sehingga tidak akan ada objek yang dijual dibawah harga NJOP tertera.

Kemudian untuk pembayaran pajak kenaikan, selisihnya ditanggung Pemkot Tangerang 100%.

“Untuk itu warga Kota Tangerang diuntungkan dengan kenaikann NJOP tersebut, di Indonesia hanya Kota Tangerang yang memberlakukan subsidi 100% bagi warganya dalam hal pembayaran kenaikan NJOP,” Terang Said.

Diketahui untuk tahun 2020, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)Kota Tangerang menargetkan sebanyak Rp 879 Milyar BPHTB yang dapat disetorkan pada kas daerah, jika ini terjadi, berarti target mengalami kenaikan sebanyak 19% dari tahun sebelumnya.

(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 + 20 =