Oknum Satpol PP diduga Tampar Wartawan Saat Meliput Demonstrasi

0
93
views
Satpol PP Kota Tangerang diduga keras lakukan kekerasan pada wartawan saat meliput (foto: dok)

Kota Tangerang, salakaNews – Salah satu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolp PP) Kota Tangerang melakukan kriminalisasi terhadap wartawan yang sedang meliput aksi demonstrasi dari Forum Aksi Mahasiswa (FAM) di depan gedung pusat pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Rabu (30/1/2019)

Saat para mahasiswa memaksa masuk kedalam gedung Puspemkot Tangerang, anggota Satpol PP bersama dengan pihak Kepolisian memaksa mundur para mahasiswa sampai terjadinya keributan (Cheos) antara para aksi demonstrasi dengan pihak berwajib.

Saat keributan berlangsung, salah satu anggota Satpol PP Kota Tangerang yang tidak diketahui identitasnya berteriak wartawan gadungan kepada wartawan TV Nasional.

Sementara yang lainnya, anggota Satpol PP yang diketahui berinisial AM menapar atau melakukan tindak kekerasan kepada wartawan media online berinisial H.

“Saat saya sedang meliput, terus terjadinya keributan antara para mahasiswa yang melakukan aksi dengan pihak berwajib. Saya sedang ngambil gambar tiba tiba saya digampar,” terangnya

sebelum melakukan penamparan anggota Satpol PP Kota Tangerang berinisial AM tersebut menghardik wartawan dengan mengatakan wartawan jangan menjadi sok pahlawan.

“Saat saya mau balik lagi untuk ngambil gambar korban yang giginya berdarah, dia (anggota satpol PP) langsung memutar balik untuk mengejar dan ngebekep terus menampar saya,” imbuhnya

Terpisah,  Kasatpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, ia tak mengetahui kejadian tersebut hal itu karena dirinya sedang berada di dalam gedung.

“Saya gatau saya kan diatasi,” terangnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, Muhammad Fahmi menyayangkan terkait adanya kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap wartawan, ia berharap oknum tersebut segera diberi sanki yang berat, agar kekerasan yang menimpa wartawan tidak berulang.

“Saya sangat menyayangkan adanya kekerasan yang menimpa wartawan saat liputan. Dalam hal ini, Kasatpol PP harus membuat teguran yang keras kepada oknum yang melakukan penamparan, agar tidak terulang kejadian seperti ini,” tegasnya.