FIKOM UMB Dorong Siswa SMK Hadapi Krisis Mental dan Lingkungan

0
3
views
oplus_0

Persoalan kesehatan mental remaja, ancaman krisis lingkungan, hingga tantangan ekonomi kreatif dinilai menjadi isu yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK). Kondisi itu mendorong Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (FIKOM UMB) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SMKN 33 Jakarta Utara, (23/4).

Melalui tema “Komunikasi Lingkungan, Kesehatan Mental, dan Bisnis Pariwisata”, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran siswa terhadap persoalan sosial yang kini banyak memengaruhi generasi muda.

Dalam sesi komunikasi lingkungan, siswa diperkenalkan pada pentingnya komunikasi kebencanaan dan edukasi ekologis di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim serta persoalan lingkungan perkotaan. Materi ini menekankan bahwa komunikasi tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga dapat membentuk perilaku masyarakat agar lebih responsif terhadap isu lingkungan.

Isu kesehatan mental menjadi salah satu pembahasan yang paling mendapat perhatian siswa. Tekanan akademik, pengaruh media sosial, hingga perubahan pola interaksi digital disebut menjadi tantangan baru bagi remaja saat ini. Para pemateri mengajak siswa lebih terbuka dalam mengenali kondisi psikologis diri dan memahami pentingnya dukungan sosial.

Koordinator kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat FIKOM UMB, Christina Arsi Lestari, mengatakan remaja saat ini membutuhkan ruang edukasi yang tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan menghadapi realitas sosial yang berkembang cepat.

“Pelajar hari ini hidup di tengah banjir informasi, tekanan sosial digital, dan perubahan lingkungan yang nyata. Karena itu mereka perlu dibekali kemampuan komunikasi, kesadaran mental, sekaligus pola pikir kreatif agar mampu beradaptasi,” kata Christina.

Selain isu sosial, kegiatan itu juga mengangkat peluang ekonomi melalui bisnis pariwisata berbasis kreativitas digital. Siswa didorong melihat potensi lokal sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui media sosial dan strategi pemasaran kreatif.

Pihak SMKN 33 Jakarta Utara menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi siswa saat ini, terutama dalam membangun kesiapan mental dan kemampuan adaptif di era digital.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah dosen FIKOM UMB, yakni Cherry Kartika dan Rafika Hani pada materi komunikasi lingkungan, Christina Arsi Lestari pada tema kesehatan mental, serta Yuni Tresnawati, Dudi Hartono, dan Diana Lutfiana pada sesi bisnis pariwisata.