Di tengah tuntutan profesionalisme komunikasi publik yang kian kompleks, tenaga kependidikan Universitas Mercu Buana mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Amirullah Munawir, S.Kom., M.I.Kom., dari Biro Humas, berhasil meraih predikat Top 1 Program Tendik Berdampak: Penguatan Kompetensi & Profesionalisme – Pranata Humas 2026.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menyelenggarakan Workshop-Benchmarking Program Tendik Berdampak Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 April 2026 ini merupakan upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme tenaga kependidikan di perguruan tinggi. Program ini diikuti peserta dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta dibuka pada Selasa (7/4).
Dalam ajang tersebut, Amirullah Munawir berhasil mengungguli 51 peserta lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Capaian ini menempatkannya sebagai peserta dengan performa terbaik secara keseluruhan, berdasarkan penilaian atas konsistensi, partisipasi aktif, serta kontribusi dalam setiap sesi pembelajaran.
“Ini luar biasa sekali.. Banyak hal baru yang direfresh dari apa yang telah kami ketahui sebelumnya. Acara ini menjadi ajang sharing dengan berbagai PTS tentang berbagai kasus yang kami hadapi. Saya mendapatkan banyak insight yang bisa langsung diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” ujar Amirullah.
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran kolaboratif. Selama tiga hari utama pembelajaran, peserta dibekali beragam materi strategis yang relevan dengan dinamika komunikasi institusi.
Pada hari pertama, peserta mendalami stakeholder mapping & engagement, yang menekankan pentingnya pemetaan serta pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan. Hari kedua berfokus pada penguatan media relations serta social media and digital engagement, sebagai upaya membangun komunikasi yang efektif di era digital.
Adapun pada hari ketiga, peserta mendapatkan materi crisis awareness & issue management, guna meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi krisis komunikasi yang dapat memengaruhi reputasi institusi.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan kunjungan industri ke Metro TV, yang memberikan pengalaman langsung mengenai praktik kerja media dan pengelolaan informasi di industri penyiaran.
Keberhasilan Amirullah Munawir meraih predikat terbaik dinilai berdasarkan konsistensi performa, partisipasi aktif, serta kontribusi dalam setiap sesi pembelajaran. Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendorong profesionalisme dan penguatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang kehumasan.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tenaga kependidikan lainnya untuk terus mengembangkan diri dan beradaptasi dengan tuntutan komunikasi publik yang semakin kompleks.












