Dinas Pariwisata Tangsel Gelar Uji Kompetisi dan Sertifikasi Pekerja Kepariwisataan

0
82
views
dinas pariwisata Tangsel gelar sosialisasi dan uji kompetisi sertifikasi pekerja kepariwisataan (foto: tgslhms)

Kota Tangsel, salakaNews – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Dinas Pariwisata Tangerang Selatan menggelar kegiatan sosialisasi dan uji kompetensi fasilitasi sertifikasi bidang Kepariwisataan, kegiatan ini merupakan Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK), bertempat di Hotel Merlyn, Serpong Utara, Kota Tangsel, Senin (23/11).

Kegiatan tersebut diikuti 100 (seratus) Pekerja bidang pariwisata guna meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan profesi di bidangnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sekaligus Plt Kepala Dinas Pariwisata, Heru Agus Santoso menjelaskan, kegiatan itu digelar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan menambah pengetahuan bagi mereka yang menggeluti di bidang kepariwisataan.

peserta pekerja mengikuti sosialisasi dan uji kompetisi sertifikasi di bidang kepariwisataan yang digelar dinas pariwisata Tangsel (foto: tglshms)

Kegiatan itu juga melibatkan lembaga sertifikasi profesi (LSP), agar legalitas mereka tidak dipertanyakan, selain itu untuk mendorong semangat dan meningkatkan daya saing tenaga kerja.

“Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kami bersama dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang kepariwisataan kota Tangsel,” Kata Heru.

Sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata bertujuan untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja, dan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja.

Kegiatan itu dibuka walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, dalam sambutannya Airin menyampaikan, pelaksanaan uji kompetensi kepada pekerja di sektor pariwisata sebagai wujud kontribusi dari Pemerintah Kota Tangsel kepada para pekerja di bidang pariwisata. Hal itu karena sektor pariwisata dari tahun ke tahun telah berkontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap, melalui uji kompetensi ini, dapat mewujudkan tenaga kerja di bidang pariwisata yang handal dan mampu bersaing baik dengan tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing,”kata Airin.

Ada pun penyelenggaraan sertifikasi usaha pariwisata dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan, dan produktivitas usaha pariwisata.

Pekerja yang mengikuti uji kompetensi ini diantaranya, Kitchen, Front Office, dan Food & Beverage (bagian masak atau tataboga, kantor depan, makanan, dan minuman).

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + ten =