9 Perguruan Tinggi Ramaikan PIOM 2026 UMB

0
3
views

Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta memperluas penyelenggaraan Pekan Ilmiah dan Olahraga Mahasiswa (PIOM) 2026 dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya. Perubahan format dari kompetisi internal menjadi pertandingan antarkampus dilakukan untuk menguji kemampuan atlet mahasiswa dalam menghadapi persaingan yang lebih beragam.

PIOM 2026 yang mengusung tema “Sinergi Prestasi dan Sportivitas Mahasiswa” dibuka pada Selasa (9/6/2026) di Sport Center UMB. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Biro Kemahasiswaan UMB tersebut mempertandingkan mini soccer, bola voli, basket, dan badminton.

Kepala Biro Kemahasiswaan UMB Yuni Tresnawati mengatakan keterlibatan perguruan tinggi lain menjadi langkah untuk membawa mahasiswa keluar dari pengalaman kompetisi yang hanya berlangsung di lingkungan kampus sendiri.

“Melawan kampus lain dengan suporter dan budaya yang berbeda itu melatih mental dan kepercayaan diri mahasiswa,” ujar Yuni.

Menurut dia, pengalaman menghadapi lawan dari perguruan tinggi berbeda juga dapat memberikan gambaran mengenai posisi dan kemampuan atlet UMB ketika berhadapan dengan kompetitor di luar kampus.

“Harapannya dengan diadakan PIOM antarkampus ini, kita dapat mengukur kualitas dan kemampuan atlet kita di tingkat yang lebih tinggi yang nantinya dapat dipersiapkan untuk mengikuti POMNAS ataupun kompetisi nasional lainnya,” katanya.

Pada PIOM 2026, cabang bola voli dan badminton dibuka untuk peserta dari perguruan tinggi lain. Bola voli diikuti sembilan perguruan tinggi, yakni UMB, Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Dian Nusantara, Bina Nusantara Alam Sutera, Institut Teknologi PLN, Universitas Pelita Harapan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indraprasta PGRI, dan PKN STAN.

Sementara itu, cabang badminton diikuti Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, PKN STAN, Universitas Pamulang, Universitas Pradita, dan Universitas Matana.

Berbeda dengan dua cabang tersebut, pertandingan mini soccer dan basket masih berlangsung dalam lingkup internal antarfakultas UMB.

Perluasan peserta tersebut sekaligus membuat PIOM tidak hanya menjadi agenda kompetisi olahraga mahasiswa UMB. Pertandingan menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan latar belakang lingkungan kampus dan kelompok pendukung yang berbeda.

Rektor UMB Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng., mengatakan kegiatan olahraga mahasiswa perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini. PIOM ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai wadah menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Kepada para peserta, bertandinglah dengan semangat sportivitas. Jadikan kompetisi ini sebagai jembatan silaturahmi antarkampus,” kata Andi.

Ia menambahkan, pengembangan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga kesehatan jasmani. Karena itu, kegiatan olahraga dapat menjadi bagian dari upaya membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan aktivitas fisik mahasiswa.

Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan Biro Kemahasiswaan UMB yang mendorong pengembangan potensi mahasiswa secara lebih seimbang. Yuni mengatakan kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan kesehatan jasmani dan pengalaman nonakademik.

PIOM 2026 turut dihadiri Wakil Rektor Sumberdaya UMB Prof. Rizki Briandana, M.Comm., Ph.D., Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Irmulansati Tomohardjo, S.H., M.Si., serta Kepala Kewirausahaan Dr. Daru Asih, S.E., M.Si.

Selain menjadi arena pertandingan, keterlibatan sejumlah perguruan tinggi dalam PIOM 2026 memperluas interaksi mahasiswa lintas kampus. Penyelenggara berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat jejaring antarmahasiswa sekaligus menjadi bagian dari persiapan atlet menghadapi kompetisi olahraga mahasiswa pada tingkat yang lebih tinggi.