Polda Banten Terjunkan 500 Personil ke Pusat Gempa 7,4 SR di Sumur, Pandeglang

0
842
views
Polda Banten Terjunkan 500 Personil ke pusat Gempa yang ada di Sumur, Pandeglang, untuk mengevakuasi warga (foto: Edy)

SERANG, salakaNews| Reaksi cepat tanggap yang dilakukan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten atas situasi gempa yang terjadi di titik Koordinat kecamatan Sumur, wilayah Pandeglang, dengan menerjunkan Personel Gabungan untuk membantu mengevakuasi warga serta melaksanakan patroli di wilayah terdampak, terutama rumah-rumah penduduk yang ditinggal akibat panik menyelamatkan diri.

Polda Banten Irjen Pol, Drs Tomsi Tohir melalui Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi melalui pesan Rilis yang disampaikan tadi malam (Jumat malam 23,09 WIB) mengatakan, pihaknya segera menerjunkan 500 personel gabungan ke lokasi gempa. Ini dilakukan untuk mengantisipasi dan membantu warga.

“Kita sudah menerjunkan 500 Personel Gabungan ke lokasi gempa, untuk memberikan bantuan evakuasi serta melaksanakan patroli,” kata Kapolda Banten Irjend Pol. Drs. Tomsi Tohir, Msi, Melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, saat dihubungi via telepon.

personil dari Polda Banten saat diterjunkan ke pusat gempa di Sumur, Pandeglang (foto: Edy)

Kapolda Banten menyampaikan, meski peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir oleh BMKG, namun pihak kepolisian tetap melakukan penyisiran di lokasi guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Alhamdulillah peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir. Namun personel gabungan tetap melaksanakan patroli serta memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada,” ujar Edy menirukan kalimat Tomsi saat dihubungi.

Sebelumnya diketahui wilayah Banten Selatan kembali diguncang gempa pada pukul 19,03:21. WIB Jumat Petang (2/08/19), pihak  BMKG secara resmi merilis kekuatan gempa capai 7,4 Magnitudo, dengan lokasi 7.54 LS 104.58 BT 147 km Barat daya Sumur-Banten dengan kedalaman 10 km berpotensi tsunami diteruskan kepada masyarakat.

Sementara getaran gempa terasa hingga ke beberapa daerah seperti Serang, Tangerang, dan Jakarta, serta daerah terluar seperti Lampung dll. Warga Sumur sebagai titik pusat gempa ketika mengetahui kejadian langsung mengungsi ke dataran yang lebih tinggi, guna menyelamatkan jiwa mereka.

Akibat kejadian ini beberapa rumah milik warga sebagian mengalami retak dan genteng berjatuhan, sementara korban jiwa belum ada informasi, hingga berita ini diturunkan.

Editor: Tam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 15 =