Jalan Penghubung Banyu Asih-Tanjung Lesung Berlumpur

0
887
views
jalan Penghubung Banyu Asih - Tanjung Lesung penuh Lumpur seperti kubangan kerbau, di lokasi Banyu Asih Kecamatan Cigeulis, kabupaten Pandeglang, Banten. (foto: Sela/salakanews)

Salakanews, Pandeglang- Ruas jalan penghubung antara desa Banyu Asih dan Tanjung Lesung rusak parah, jalan itu merupakan jalur provinsi terdekat menuju kota. Pasalnya dulu pernah ada perbaikan jalan, namun perbaikan itu tidak dilanjutkan sehingga jalan yang pernah diperbaiki menjadi rusak kembali. (1/02/2018)

Iyat kepala desa Banyu Asih mengatakan bahwa ia pernah mengajukan perbaikan jalan ini, namun tidak ada tindak lanjutnya dari pemerintah setempat.

“Saya pernah mengusulkan kepada pemerintah mengenai pembangunan jalan desa kami, namun tetap tidak ada tindak lanjutnya. Saya merasa kecewa apa desa kami ini bukan wilayah bagian Pandeglang dan Banten sehingga tak ada kepedulian terhadap kami”. Ucapnya pada wartawan salakanews via whattsApp (01/02/2018).

Kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga membuat warga kesulitan untuk menjalani aktivitasnya, konon pemerintah akan melanjutkan kembali pembangunan jalan penghubung desa BanyuAsih-TanjungLesung setelah terealisasinya project pembangunan Bandara lokal di Tanjung Lesung.

Saepudin (35) warga kp. Laban desa Banyu Asih mengatakan bahwa jika musim hujan, jalan sangat licin penuh lumpur seperti tempat pemandian kerbau, sedangkan jika kemarau datang maka jalan sangat berdebu seperti dipenuhi kabut dan asap.

Lambatnya pembangunan jalan ini membuat warga mengeluh dan menyulitkan warga dalam menjalani aktivitasnya, salah satunya adalah Dedi (45) pengendara motor yang sering mengalami kemogokan ketika melalui jalan tersebut.

“Saya harap segera dibangun dan di selesaikan, jangan ditunda-tunda. Kalo nunggu bandara selesai itu akan lama, agar setiap hujan warga tidak kesulitan mendorong motor lantaran mogok atau muser” ucap Dedi pada wartawan Salakanews

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan atas kondisi yang terjadi khususnya infrastruktur jalan yang ada di wilayah itu, guna terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.

“Saya harap pemerintah peka terhadap kesusahan warganya, karna dari dulu jalan kami selalu seperti ini tanpa berkembang seperti kampung lainnya” ucap encep salah satu warga yang tinggal di wilayah itu.

Terpisah pihak dinas PUPR kabupaten Pandeglang belum ada yang bisa dihubungi hingga berita ini diturunkan.

Rep: Sela, Ila

Ed: tam

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 2 =