Irna Dianggap Gagal, Keluarga Jayabaya Ambil Formulir Pencalonan Bupati Pandeglang

0
2001
views

Pandeglang, SalakaNews – Satu Periode Kepemimpinan Irna Narulita sebagai Bupati Pandeglang di anggap gagal. Hal tersebut menjadi dasar keluarga Jayabaya akan ikut serta dalam Pilkada Serentak pada 2020 mendatang di Kabupaten Pandeglang.

Hal tersebut diungkap Juru Bicara Keluarga Jayabaya, Agus Wisas saat mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PDI-P Pandeglang. Menurutnya banyak tokoh yang mendatangi Jayabaya agar menjadi calon Bupati Pandeglang.

“Banyak tokoh yang datang ke Jayabaya untuk ikut serta di Pilkada. Selain itu pertimbangan yang lebih kuat karena pembangunan inspratuktur jalan sangat buruk sekali selama kepemimpinan Irna, bahkan ada guru tinggal di WC,” Kata Agus Wises usai mengambil formulir pendaftaran, Senin (16/09/2019).

Menurut Agus seharusnya Irna Narulita sadar diri jika kepemimpinannya saat lambat dan tidak tepat sasaran. Bahkan yang lebih parahnya saat masyarakat butuh pembangunan, Irna malah membeli mobil yang harganya mencapai miliaran.

“Seharusnya saat memimpin Irna lebih mengutamakan kepentingan masyarakat, bukannya malah beli mobil bagus yang harganya miliaran, Ini tidak meski terjadi,” bebernya.

Saat disindir nama yang akan menjadi calon Bupati Pandeglang dari kubu keluarga Jayabaya, Agus Wisas menyebutkan tiga nama, yakni, Hasbi, Nabil dan Diana.

“Insyallah pas penyerahan formulir yang bersangkutan akan menyerahkannya. Ada pun nama yang akan disodorkan Hasbi, Nabil, dan Diana, tiga nama ini yang menjadi salah satu calon Bupati,” imbuhnya.

Menurut Agus, pihak keluarga Jayabaya mencalonkan diri bukan karena konflik dari Pileg 2019, tapi atas dasar kepedulian terhadap masyarakat Pandeglang.

“Saya juga himbau ini bukan dari konflik Pileg kemarin, karena ibu Vivi Jayabaya tidak menjadi bursa salah satu calon Bupati Pandeglang,” Tutupnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan DPC PDI-P Pandeglang, Deden Hertandi mengatakan jika sampai saat ini yang sudah mengambil formulir baru empat orang, yakni Thoni Fathoni Mukson, Aap Aptadi, Irna Narulita dan Keluarga Jayabaya.

“Sampai hari ini yang sudah mengambil formulir pendaftaran sudah ada empat orang. Adapun nanti yang serius kita akan lihat saat pengembalian berkas formulir pendaftaran,” tegasnya.

Menurut Deden, kemungkinan yang akan mengambil formulir akan bertambah. Pasalnya, masih ada dua orang yang sudah komunikasi yakni Ferdi dan Iing Andri Supriadi.

“Yang baru komunikasi dan belum mengambil formulir itu ada dua orang lagi, Ferdi dan Iing dari Demokrat,” bebernya. (Zis/red)