Karang Tumpeng, Sebuah Pantai Eksotik Yang Belum Terjamah di Banten

0
692
views
Pantai Karang Tumpeng yang ada di kawasan Kab. Pandeglang sangat menawan (Foto: dok.(Erland/Salakanews)

Salakanews, Pandeglang – Provinsi Banten memiliki banyak destinasi wisata yang sangat eksotis dan menawan, ialah Pantai Karang Tumpeng yang berletak di Kp. PamatangBaru, Desa Banjarmasin, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Pengelolaan Pantai yang masih tradisional oleh masyarakat setempat ini memiliki daya tarik tersendiri, pantainya sangat alami dan masih asri itu terlihat dari banyaknya pepohonan yang rimbun dan rindang, pasir putih disertai angin nyiur melambai, sehingga membuat pengunjung yang datang terlihat begitu nyaman menikmati suasana pantai ini.

Keindahan dan keasrian pantai ini nampaknya belum diketahui banyak oleh publik. Meski masih banyak kekurangan akan pasilitas dan akses jalan, tetapi pantai ini memiliki daya tarik tersendiri sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Beberapa kelebihan dari kawasan pantai ini antara lain terdapat air sumur kepuh,  sebuah air sumur yang dipercaya oleh masyarakat setempat konon airnya dapat menyembuhkan orang yang kena sakit.

Pantai Karang Tumpeng dengan Luas wilayah 46 Hektar itu dikelola oleh Masayarak setempat baru satu tahun, akan tetapi pengunjungnya cukup banyak, pengunjung yang datang tampak menikmati suasana dan keindahan pantai dengan warna laut yang membiru.

Jasrip, warga Pamatang mengatakan,  keindahan yang dimiliki Pantai ini masih banyak kekurangannya, khususnya di bagian pasilitas umum yaitu akses jalan yang masis kurang memadai, pasilitas permainan yang belum ada,  saluran penerangan ke pantai juga tidak ada.

“pantai ini masih banyak kekurangannya, seperti pasilitas jalan yang kurang memadai,  kalau musim hujan datang, jalan biasa lincin, permainan pantai belum ada,  ketika laut surut tidak bisa di pakai renang,  karena pesisir pantai yang tidak landai, dan tidak ada arus listrik untuk penerangan ke pantai,” ujar Jasrip.

Lebih lanjut Jasrip menjelaskan terkait penamaan pantai kenapa pantai ini disebut Pantai Karang Tumpeng, karena di pantai ini ada Karang yang menyerupai Tumpeng (sebuah alat kerajinan warga Lokal-red.), selain itu di sini pula ada sebuah Sumur, masyarakat sekitar menyebutnya Sumur Kepuh yang memiliki mitos tempat ini dipercayai oleh Masyarakat setempat memiliki kasiat tertentu, salah satunya dapat menyembuhkan orang yang sakit Jiwa.

Sementara menurut Khairul Amin, Waraga setempat yang bertugas sebagai Penjaga Tiket Masuk Pantai ini mengatakan, pihaknya sudah mengkelola pantai ini  Selama Satu tahun bersama warga lainnya.

Biaya masuk ke pantai ini cukup terjangkau, untuk roda dua di kenakan tarip Rp10.000, sedangkan roda empat di kenakan tarip Rp30.000, sementara biaya masuk pengunjung tak dikenakan.

“untuk yang bawa kendaraan roda dua dikenakan tarif masuk 10.000 Rupiah,  sedangkan yang bawa kendaraan roda empat di kenakan tarif 30,000 rupiah, itu pun plus parkir dan pengunjung, mau banyak mau muatan sedikit tarif tetap sama” terang Khairul Amin pada Salakanews.Com

Di tempat yang sama, Roni pengunjung pantai Karang Tumpeng mengatakan, bahwa Pantai Karang Tumpeng merupakan pantai yang masih alami,  lautnya yang masih biru dan belum tercemar oleh polusi udara maupun limbah lingkungan seperti sampah dan lainnya.

“saya sangat senang datang ke pantai ini,  lautnya bagus, airnya jernih dan biru,” ujarnya.

Senada dengan Ayus, yang baru pertama kali mengunjungi tempat tersebut, ia sangat terpesona dengan keindahan pantai ini, menurutnya pantai yang satu ini sangat bagus dan layak direkomendasikan bagi warga yang lain, suasananya yang sejuk karena masih banyak pepohonan yang rimbun.

“pantainya tidak gersang, karena pantai rimbun dengan pepohonan,  saya baru pertama kali mengunjungi pantai karang tumpeng ini,  pantainya masih alami dengan warna laut yang biru, pokoknya indah lah” katanya.

Rep-: erland

Ed: tam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − eleven =