Ini dia 6 Tips pesan makanan online dengan cara yang sehat

0
53
views
ilustrasi tips pesan makanan online saat pandemi (foto: tangkapan layar)

Oleh Jordan Islamy Wirama

Pandemi virus Corona membatasi kita khususnya para anak muda untuk ‘nongkrong’ atau menikmati makanan restoran yang lezat. Namun sebenarnya masih ada cara lain agar kita dapat tetap menikmati hidangan yang kita suka. Online Food menjadi solusinya.

Walaupun sudah banyak penyedia jasa pesan makanan online, terkadang kita masih takut tertular penyakit dari makanan tersebut. Tapi jangan khawatir ya guys, ada beberapa tips untuk mengatasi itu.

Berikut 6 tips pesan makanan online dengan cara yang sehat di bawah ini :

1. Pilih restoran yang dipercaya

Pilihlah restoran yang sudah kita tahu kebersihan dalam proses masak dan pengemasannya. Hal tersebut bisa dengan cara memilih restoran yang kita sudah pernah coba atau dengan cara meminta rekomendasi dari orang sekitar. Namun bagaimana kalau kita ingin mencoba restoran yang belum pernah kita atau orang sekitar kita coba?

Kita dapat mengecek cara masak dan pengemasannya melalui review di Google maupun sosial media restoran tersebut. Kebanyakan restoran akan post foto atau video proses masak atau cara pengemasan mereka di sosial media.

Dengan cara tersebut, kita dapat melihat kebersihan mereka dalam proses penyajian makanannya sehingga mengurangi keraguan kita untuk membeli dari restoran itu.

2. Pesan makanan yang dimasak dengan matang

Makanan yang dimasak dengan matang dapat membuat virus dan bakteri mati ketika makanan sedang dimasak. Sebaliknya, makanan yang cenderung mentah seperti salad, buah-buahan, ataupun daging mentah lebih beresiko tercemar oleh virus dan bakteri.

Hal ini juga didukung dengan proses pembersihan bahan pokok makanan yang higienis dengan cara dicuci sebelum dimasak dan juga perlengkapan juru masak yang lengkap dan bersih sehingga dapat meminimalisir resiko adanya kuman yang masuk ke makanan.

3. Cek dan minta pengemasan yang bersih

Pengemasan makanan penting untuk diperhatikan karena semua akan sia-sia jika makanan yang sudah higienis dikemas dengan cara yang salah. Jika pengemasan makanan tidak diperhatikan dan dikemas secara sembarangan, akan besar kemungkinan untuk kuman menempel dalam proses pengantaran ke rumah.

Sebaiknya kita meminta agar makanan dikemas dengan steril seperti memakai tempat makanan yang tertutup dan lebih baik lagi jika pengantar mempunyai tas/boks khusus untuk makanan tersebut.

Sebagai tambahan, beberapa restoran juga dapat menyemprotkan disinfektan ke wadah makanan setelah makanan dikemas dengan rapih.

4. Membatasi kontak langsung dengan kurir

Ketika makanan sampai, minta kurir untuk menaruh makanan di depan rumah dan lakukan pembayaran secara cashlessuntuk menghindari kontak dengan kurir.

Jika pembayaran harus secara tunai maka masukkan uang ke dalam amplop atau plastik dan berikan ke kurir atau letakkan di suatu tempat yang sudah disepakati.

Dengan membatasi kontak langsung dengan kurir, kita dapat mencegah adanya kuman yang masuk ke tubuh lewat makanan ataupun uang yang diberikan.

5. Memindahkan makanan dari kemasan dan panaskan kembali

Setelah makanan sudah diterima, pindahkan makanan dari kemasan ke tempat makan milik sendiri untuk mencegah adanya kuman yang menempel di kemasan makanan.

Lalu panaskan kembali makanan agar mematikan kuman dan bakteri yang kemungkinan menempel di makanan.

6. Cuci tangan dengan bersih sebelum menyantap makanan

Langkah terakhir yang dilakukan adalah mencuci tangan dengan air dan sabun sampai bersih sebelum dan sesudah kita menyantap makanan agar tangan kita tetap bersih dan terhindar dari kuman, bakteri, maupun virus.

Jadi, jangan takut lagi untuk pesan makanan secara online karena semua dapat kita lakukan dengan cara yang bersih dan sehat.*

– Penulis merupakan mahasiswa LSPRĀ  jurusan Communication & Business Institute, Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 + seventeen =