Gara-gara Datang Tidak Tepat Waktu, 17 Siswa SMAN 01 Malingping Dipulangkan.

0
794
views

Salakanews, Lebak- Sebanyak 17 siswa SMA Negri 01 Malingping pada saat hendak memasuki gerbang sekolah ditolak dan dipulangkan oleh pihak sekolah lantaran saat tiba di sekolah mereka terlambat, Senin,19/02 /2018

Pada hari Senin, jam yang telah ditetapkan pihak sekolah selambat lambatnya yaitu pukul 07:00 WIB, namun karena ke-17 siswa ini datang melewati batas waktu, pihak sekolah pun memutuskan siswa yang terlambat kali ini dipulangkan dan tidak ada toleransinya.

Salahsatu siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan tindakan pihak sekolah yang seperti itu. Padahal menurutnya ia hanya lewat beberapa menit saja, namun tidak ada toleransi dan kesempatan untuk melakukan aktivitas belajar seperti biasanya.

“Kan masuk upacara jam tujuh, tadi kan kesiangan. Biasanya kalau upacara selesai suka dimasukin saja tapi kali ini malah disuruh pulang”, seraya mengatakan kepada Salakanews dengan raut wajah yang terlihat kesal.

Berdasarkan penuturan siswa ini, keterlambatan tiba di sekolah bukan hanya dialami oleh siswa saja melainkan para pengajar pun mengalaminya. Herannya, siswa-siswa yang terlambat dipulangkan akan tetapi untuk para pengajar tetap dapat memasuki sekolah.

“Niatnya kan dari rumah mau belajar tapi sampai ke sekolah malah di suruh pulang. Padahal guru juga ada yang terlambat tapi masuk saja”, tandasnya.

Terpisah Barni, Kepala Sekolah SMA Negri 01 Malingping saat di konfirmasi membenarkan adanya tindakan penutupan gerbang dan perintah kepada siswa untuk pulang. Barni mengaku hal itu sudah merupakan hasil kesepakatannya dengan Wali Murid di awal tahun pada saat ajaran baru masuk.

“jadi kalau siswa telat di atas lima menit orang tua itu setuju sudah perjanjiannya jadi tidak sepihak”, jelas Barni.

Barni mengaku, tindakan itu dilakukan guna untuk pelajaran bagi siswa agar kedepan tepat waktu datang ke sekolah dan menjadi siswa yang tetap disiplin.

“kalau begitu, kan nanti mereka disiplin dan tidak terlambat datang ke sekolah lagi”, tukasnya.

Reporter : Samsul. 

Editor      : Ndi