Tanpa sekat dan tanpa formalitas. Beginilah cara Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang,menyerap aspirasi warga

0
22
views

PANDEGLANG, salakanews– Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Agus Bustomi, kembali menunjukkan cara unik dalam menyerap aspirasi masyarakat. Alih-alih menggelar pertemuan formal di aula, Agus lebih memilih turun langsung atau “blusukan” menemui warga di Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.

Sambil duduk santai dan ngopi bareng di warung warga, Agus mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurutnya, suasana informal seperti ini justru membuat warga lebih berani dan terbuka menyampaikan keluh kesahnya tanpa rasa canggung.

“Saya ingin mendengar suara warga apa adanya, tanpa sekat. Sambil ngopi begini, kita bisa bicara hati ke hati. Tugas saya adalah memastikan bahwa apa yang menjadi beban warga bisa sampai ke telinga pemerintah,” ujar Agus Bustomi di sela kegiatannya di Desa Ciandur.Senin (5/01/25).

Dalam blusukan kali ini, isu infrastruktur jalan menjadi sorotan utama. Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan bertahun-tahun belum tersentuh perbaikan maksimal. Secara spesifik, Agus mencatat adanya kerusakan serius pada ruas jalan Ciandur-Parianta sepanjang 4,41 kilometer.

“Kondisi ruas jalan Ciandur-Parianta sepanjang 4,41 KM ini memang sangat memprihatinkan. Ini bukan masalah kecil, karena jalan ini adalah akses utama mobilitas dan ekonomi warga. Kerusakan jalan ini akan saya bawa secara khusus ke meja rapat DPRD agar segera menjadi prioritas perbaikan oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Kegiatan blusukan sambil ngopi ini rencananya akan terus dilakukan secara rutin di berbagai titik di daerah pemilihannya (dapil). Bagi Agus, keberadaan wakil rakyat harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam mengawal pembangunan infrastruktur desa yang merata. (Red)