Mengejutkan, Irna Temukan Retakan Jalan pada Pembangunan Betonisasi Jalan Menes-Barusatu

0
767
views
Bupati Pandeglang Irna Narulita saat Sidak Pembangunan Jalan Betonisasi Menes- Barusatu menemukan retakan, ia meminta kepada kontraktor untuk segera memperbaikinya. (foto: erland/SalakaNews)

“kepada Masyarakat terus bantu awasi pembangunan jalan Menes – Barusatu,  kalau misalnya main-main dalam pelaksanaan pembangunan laporkan saja, dengan  diawasi oleh masyarakat agar kontraktor bekerja secara maksimal”— Irna Narulita, Bupati Pandeglang

SalakaNews, Pandeglang- Bupati Pandeglang Irna Narulita meninjau langsung pembangunan  Jalan betonisasi Menes-Barusatu ke Kecamatan Pulosari, hal itu dilakukan merespon keluhan masyarakat atas lambannya pembangunan jalan tersebut. Peninjauan itu sekaligus dalam rangka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kecamatan tersebut guna mengetahui kondisi di lapangan, Selasa (24/07/18).

Dalam sidak itu Irna menemukan  retakan Pada Jalan Betonisasi yang baru saja dibangun, kata dia meski retakan biasa dalam Pembangunan Betonisasi,  akan tetapi tak menutup kemungkinan hal ini bisa menimbulkan bahaya karena dari retakan yang kecil itulah bisa menjadi besar.

“Retakan-retakan ini akan bisa menjadi berbahaya, yang dikhwatirkan mengurangi mutu dan kualitas pembangunan, pengusaha agar segera memperbaiki retakan yang ada,” pintanya kepada Kadis PUPR.

Oleh karena itu Irna menghimbau kepada masyarakat untuk terus membantu mengawasi pembangunan tersebut, agar hasilnya berjalan maksimal, akan tetapi kata dia jika ditemukan pekerja main-main maka ia meminta kepada masyarakat jangan sungkan untuk melaporkan kepada dinas terkait.

“kepada Masyarakat terus bantu awasi pembangunan jalan Menes – Barusatu,  kalau misalnya main-main dalam pelaksanaan pembangunan laporkan saja, dengan  diawasi oleh masyarakat agar kontraktor bekerja dengan maksimal” kata irna.

Kepala Dinas  Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Girgi Jantoro pada saat yang sama mengatakan, adapun masalah keterlambatan pengiriman beton itu sudah menjadi tanggung jawab Perusahan Pemenang Lelang, tidak boleh menjadi alasan karena lambatnya pembangunan.

“kalau seadainya pengiriman material beton menjadi kendala terlambatnya pekerjaan, itu resiko kontraktor yang harus bertanggung jawab untuk menyelesikannya,” tegas Girgi.

Lebih Lanjut Girgi mengatakan, Pihaknya Sudah Pernah Menegur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), terkait pengawasan pekerjaan betonisasi jalan Menes-Barusatu, agar lebih diperketat pengawasannya.

“saya sudah intruksikan kepada PPK untuk mengawas kegiatan Pembagunan dengan ketat,  katanya pihak PPK sudah mengingatkan kepada pihak Kontruksi, agar pekerjan harus sesuai dengan mutu, karena dalam hal ini PPK lah yang lebih  berperan sesuai dengan Peraturan Presiden,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai sanksi apa yang akan diberikan pada kontraktor jika pekerjaannya tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan, Girgi menegaskan sanksi yang akan diberikan di akhir pengerjan, Setelah  di-PHO lalu diuji Lab, apabila tidak sesuai dengan mutu, maka pembayarannya tidak akan diberikan secara Full, tegas Girgi.

Rep: land

Ed: tam